Jalan-jalan dan Berpetualang Ala Epidkes

Jalan-jalan dan Berpetualang Ala Epidkes
Sumber Gambar : Dokumen Pribadi

Saya biasa menggunakan istilah “jalan-jalan” sebagai ganti sebutan, untuk setiap aktivitas yang menjadi tupoksi Saya, selaku seorang tenaga Epidkes. Baik itu dalam rangka penyelidikan epidemiologi kasus, pembinaan atau pendampingan Puskesmas mengenai manajemen program, pertemuan sosialisasi program nasional baru, maupun kegiatan intervensi penanggulangan penyakit.

Bahkan, tidak jarang pula Saya mengatakannya sebagai “adventure” (meskipun hanya sebatas ucapan di dalam hati – supaya tidak ada yang komplain, begitu). 😃

Kenapa?

Entahlah.

Hanya saja, rasanya memang berbeda. Antara menyebutnya “tugas dan kewajiban”, dibanding melisankannya sebagai kegiatan semenarik “jalan-jalan” dan “adventure”

Sebab, meskipun tampilannya tetap berupa rutinitas yang harus dilaksanakan sesuai SOP. Namun, dengan melafalkannya sebagai “jalan-jalan” atau bahkan serupa “adventure”, sungguh telah mengubahnya menjadi aktivitas yang amat sangat menyenangkan (buat Saya).

Dan memang tidak salah juga. Meskipun diselubungi “SOP” yang terkesan kaku, Penyelidikan Epidemiologi suatu kasus penyakit, memang merupakan ajang jalan-jalan untuk mengenal lingkungan, yang menjadi tanggung jawab wilayah kerja. Intervensi Penanggulangan penyakit pun benar-benar melambangkan salah satu bentuk “petualangan” dalam mengalahkan penyebaran suatu penyakit. Bahkan, sebuah pertemuan sosialisasi program nasional baru, juga bisa dianggap kegiatan trial yang menantang. Untuk mengujinya, apakah memang berhasil dalam menanggulangi suatu masalah kesehatan berlingkup luas atau masih harus diperbaiki kembali.

Jadi, mana yang akan kamu pilih? Tugas atau jalan-jalan? Kewajiban atau petualangan? 😃

Yuk, jalan-jalan dan ber-adventure ria bersama saya. Meskipun dalam rangka melaksanakan tugas dan kewajiban kerja.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply